![]() |
| Miss Stella dari RISE yang menjadi moderator acara diskusi kita. (Photo by Single Moms Indonesia) |
Ketika itu saya sedang menghadiri acara diskusi yang diadakan oleh Komunitas Single Moms Indonesia dan RISE, yang dikenal sebagai kursus bahasa Inggris untuk anak 2-12 tahun yang kini memiliki beberapa cabang. Acara tanggal 26 Agustus tersebut diadakan di RISE Central Park, tepat ketika Dudu baru sebulan punya HP. Beli pakai uang sendiri, patungan sama teman saya untuk hadiah ulang tahunnya. Selain HP, gadget si Dudu adalah tablet yang dibelinya juga dengan uang sendiri, dan Playstation 4 yang dibeli dengan uang hasil saya menang kuis 10 juta itu. Pas dengan tema “Gadget and Children: How to Use Them Wisely,” yang jadi tema siang hari itu.
Gadget, alias gawai dalam bahasa Indonesia yang baik dan benar, sering jadi masalah untuk orang tua. Apalagi, sebagai Single Mom yang tidak punya banyak waktu “me time”, dan tidak punya pasangan untuk gantian pegang anak, saya sering juga menjadikan gadget sebagai babysitter. Dudu sampai pernah bilang, “Mama pasti senang sekarang karena aku asyik main PS dan tidak mengganggu waktu istirahat Mama lagi.” Itu saja sebenarnya sudah merupakan kekhawatiran sendiri.
Lalu akhirnya saya menuliskan kekhawatiran saya dan mengumpulkan kertas surveynya.
Gadget, alias gawai dalam bahasa Indonesia yang baik dan benar, sering jadi masalah untuk orang tua. Apalagi, sebagai Single Mom yang tidak punya banyak waktu “me time”, dan tidak punya pasangan untuk gantian pegang anak, saya sering juga menjadikan gadget sebagai babysitter. Dudu sampai pernah bilang, “Mama pasti senang sekarang karena aku asyik main PS dan tidak mengganggu waktu istirahat Mama lagi.” Itu saja sebenarnya sudah merupakan kekhawatiran sendiri.
Lalu akhirnya saya menuliskan kekhawatiran saya dan mengumpulkan kertas surveynya.














