10 October 2018

Blogging dan Impian Masa Depan

“Kenapa nge-blog?”Pertanyaan standar yang malah bikin bingung setelah sekian lama malang melintang di dunia blogging. 

Alasan kenapa saya ngeblog sama dengan alasan kenapa saya makan. Saya makan karena saya lapar, dan kalau tidak makan nanti maagnya kambuh. Saya ngeblog karena saya ingin menulis, dan kalau tidak nulis nanti saya stress. Semacam maag gitu. Jadi tidak konsentrasi mengerjakan hal lain, just because I felt the urge to write the thoughts I have in mind. Sama saja kan? Kalau lapar juga tidak punya energi untuk mengerjakan hal lain.


Menulis sudah jadi bagian dari hidup saya sejak SD. Meneruskan kuliah di jurusan jurnalistik, kemudian bekerja jadi wartawan, membuat menulis berubah dari hobi jadi beban studi dan pekerjaan. Di sinilah blog berperan. Ketika menulis jadi terbatas oleh banyak syarat & ketentuan, ngeblog menyelamatkan passion saya yang satu itu. Saya jadi bisa menuliskan hal-hal di luar yang disuruh editor atau yang dimandatkan masyarakat. Bahkan ketika saya sudah tidak lagi jadi kuli tinta, blog tetap setia menemani saya menuangkan ide dan curhatan hati.

I blog because I love to write. And I have to write those stuffs down. 

09 September 2018

Wiro Sableng: Cerita Dendam yang Terasa Kentang

Dudu sering kesal sama teman-temannya. Kesal di-bully, kesal diledekin. Dari situ dia selalu ingin balas dendam. Yah, sampai Sinto Gendeng bilang: Jangan dendam. Sekali kamu dendam, kamu akan terus terbawa dalam kegelapan.

Ngedate nonton Wiro Sableng sama Dudu punya 2 maksud. Yang pertama adalah mengenalkan Dudu pada jagoan lokal. “Tapi masih lebih seru Avengers, Ma,” dia protes. Memang sih. Tapi setidaknya kan dia tahu kalau ada jagoan yang namanya Wiro Sableng. Jagoan yang dulu sinetronnya selalu ditungguin sama Mamanya haha. Ups, ketahuan kan saya generasi berapa. Yang kedua adalah memuaskan rasa penasaran karena, konon, film ini melibatkan produksi Hollywood.



Ada rasa bangga ketika melihat film Indonesia punya intro 20th Century Fox di awalnya. Lalu melihat koreografi pertarungan dan sinematografi yang keren. Tidak sempurna memang, beberapa jelas terlihat green screen dan efeknya, tapi untuk ukuran film Indonesia, Wiro Sableng termasuk yang keren banget.

Efeknya.
Koreonya.

Warna lipsticknya Sinto Gendeng.
Tapi, jangan tanya pendapat saya soal ceritanya.

30 August 2018

3 Cara Sederhana Hidup Asyik Tanpa Toxic

Capek. Yang namanya kerja di Jakarta pasti akrab dengan macet, perjalanan jauh dan polusi udara. Tiga bulan terakhir ini saya bekerja di kantor baru, dan jadi bertemu dengan keseruan peraturan ganjil genap. Berangkat lebih pagi, pulang lebih malam dengan pekerjaan yang tidak lebih mudah. Untungnya saya belum sempat sakit.

Kalau saya cerita tentang pekerjaan, banyak yang menyarankan “start you day with honey lemon”. Mulai harimu dengan minuman madu lemon. Rutinitas yang sempat viral di Instagram dan sempat juga diikuti teman-teman saya. Bahkan ada satu mom yang saya kenal selalu menyempatkan diri menyeduh segelas air hangat dengan campuran madu dan lemon untuk keluarganya sebelum mulai beraktivitas. Kalau melihat dia dan keluarganya jadi jarang sakit sih sepertinya beneran pengaruh.

Tapi kalau saya punya waktu untuk duduk dan menyeduh sesuatu setiap pagi, saya memilih untuk membuat kopi.

16 August 2018

Tentang Menulis Sebuah Perjalanan

“It doesn’t matter if your writing is good, if your journey isn’t good, it’ll be hard to come out with a good travel writing.”

Begitu kata Agustinus Wibowo, seorang travel writer sekaligus penulis buku Ground Zero: When the Journey Takes You Home, di Travel Writing Workshop bersama The Jakarta Post Writing Center yang saya ikuti weekend kemarin. Setelah lama absen dari event dan kelas menulis, saya mulai sign up lagi. Kangen belajar, kangen ketemuan teman-teman baru.


Courtesy of The Jakarta Post Writing Center
Apa itu “Good Journey”? Harap diperhatikan bahwa good journey bukan berarti perjalanan mahal super mewah maupun perjalanan murah meriah ala backpacker. Yang memutuskan apakah sebuah perjalanan adalah good journey adalah kita sendiri. Dalam hal ini, saya dan Dudu. Ada 4 hal yang saya catat, yang bisa membuat perjalanan jadi sebuah good journey.

06 August 2018

Mewarnai dengan Augmented Reality Bersama Faber-Castell Colour To Life

Weekend ini ngapain ya, Du?

Pertanyaan itu sekarang sering muncul karena saya dan Dudu kehabisan ide. Kalau tidak ada event seru atau film bagus, saya dan Dudu kerjanya main PS4 di akhir pekan. Itu juga kalau ada game yang bisa dimainkan berdua seperti Overcooked atau Dragon Quest Builders. Kalau tidak ya kita beraktivitas masing-masing dengan gadget masing-masing.

Lalu saya kena judge netijen: kok main gadget terus? Hahaha...

Saya pertama kali melihat Faber-Castell Colour to Life saat sedang mampir ke acara Game Prime. Mewarnai? Hm… back to basic. Mungkin menyenangkan? Tapi saya dan Dudu bukan fans mewarnai. Dudu sering menggambar sejenis komik sih, tapi gambarnya juga tidak pernah diwarnai. Tapi mungkin, kita perlu melakukan hal-hal yang dulu sering dilakukan waktu Dudu kecil. Salah satunya ya mewarnai.

Seriusan? Buat anak SMP kayak Dudu?


Dudu: "Rambutnya harus pirang"

24 June 2018

Review: Jurassic World The Fallen Kingdom

Hah? Ngapain orang Indo beli dinosaurus begitu doang seharga 10 Juta dollar?

Saya kesal nonton Jurassic World The Fallen Kingdom ini. Bukan karena jalan ceritanya, tapi karena kesannya orang Indonesia hanya mampu beli dinosaurus lelet macam Ankylosarus (yang katanya seperti tank) dan tidak masuk negara yang dianggap mampu beli Indoraptor.

Padahal nama dinosaurusnya saja sudah Indoraptor.

Dan si Indoraptor hanya 28 juta dollar.



Dinosaurus di film sebelumnya juga namanya Indomie rebus, eh maksudnya Indominus Rex, yang seharusnya dijual di Indomaret. Haha. Nama Indoraptor ini entah bagaimana membuat saya membayangkan mie instant dengan saos super pedas yang seharusnya dijual di warung kekinian.

20 June 2018

Kampung Halaman Dudu

Kota kelahiran Dudu letaknya sekitar 6 jam dari Gotham City dan 4,5 jam dari Metropolis. Dan kita masih menyimpan mimpi untuk suatu hari kembali lagi ke sana. 


Tema ODOP yang kali ini agak sulit: Mudik. Soalnya saya sebenarnya tidak punya kampung halaman. Jaman kuliah dulu, ada satu kelas antropologi yang saya ambil, di mana orang-orang seperti saya ini disebut “lost generation”. Tidak punya kampung halaman, tidak bisa bicara bahasa asli dan sudah kurang lebih terputus sejarahnya dengan nenek moyang. Tapi sudah beberapa tahun belakangan ini, mudik identik dengan kembali ke Jakarta yang sepi, jalanannya lancar dan langitnya lebih cerah.

Mudik saya hanya dari Kelapa Gading ke Depok, setelah makan opor dan berhasil melewati obrolan kepo di meja makan Tante haha.

Kalau mudik maksudnya pulang, maka ketika Lebaran datang, saya sering bertanya-tanya mau mudik ke mana? Yang paling sering jadi tujuan tentu saja “kampung halaman” Papa di Semarang. Pernah juga ke kampung halaman Dudu di Amerika, meski bukan ke kota kelahirannya.

Oh, Dudu dari Amerika. Di mananya?
Missouri

17 June 2018

4 Website Seru Yang Bikin Semangat Menulis

Jenuh menulis? 100 kata saja tidak sampai-sampai? Well, saya sempat dan masih mengalami hal itu. Padahal ide dan tema ada banyak bertebaran, tapi menulisnya kok berat. Sudah pindah cafĂ© dan ganti suasana juga tidak membantu. Lalu gimana? I forced myself to write. Saya mengharuskan diri sendiri menulis sesuatu setiap harinya. 


Ada beberapa fun “free writing” tools yang bisa membantu kita membiasakan diri menulis setiap hari. Kalaupun tidak jadi satu blogpost, tulisan-tulisan random tersebut bisa kita simpan untuk “dilanjutkan” di kemudian hari ketika ada mood dan waktu posting yang tepat.

750words.com

Website buatan suami istri, Buster & Kellianne, ini menantang kita menulis setidaknya 750 kata setiap harinya (24 jam menggunakan timezone Amerika jadi dimulai jam 12 siang WIB). Tampilan websitenya minimalis. Halaman Homenya hanya berupa penjelasan tentang 750words.com dan siapa saja yang sedang menulis, lalu siapa saja yang sedang ikutan tantangan menulis setiap hari selama sebulan dan lain sebagainya. Kalau kita sudah sign up dan login, kita akan berhadapan dengan halaman kosong hanya berisikan tanggal jumlah huruf yang berubah sesuai dengan ketikan kita.