Showing posts with label Tempat Belajar. Show all posts
Showing posts with label Tempat Belajar. Show all posts

20 February 2022

Butuh Break? Main Word Game Seru Ini

Ada 10 menit break sisa dari makan siang yang sekarang cuma di meja makan rumah. Tidak perlu jalan dari kantin ke meja, tidak perlu ngobrol bareng teman. Tidak perlu jajan beli kopi juga. Lalu mau ngapain?

“Kenapa Mama tidak bermain game saja?”
Begitu saran si Dudu. Masalahnya, saya bukan tipe yang suka main game di ponsel atau laptop. Dan saya tidak suka game tembak-tembakan juga. Jadi apa dong?


Jaman kuliah dulu, ada 4 koran yang dibagikan secara cuma-cuma di lingkungan sekitar kampus saya: New York Times, USA Today dan 2 koran lokal. Saya sering mengambil edisi hari minggu lalu mengklipping komik dan mengerjakan crossword puzzle. Crossword Puzzle milik New York Times ini terkenal sulit, dan bisa mengisi maksimal 5 saja saya sudah bangga haha. Tapi kalau mengerjakan ini, biasanya saya menghabiskan setengah hari sendiri sebelum menyerah. Kalau digunakan untuk mengisi waktu lunch break, bisa-bisa tidak kembali bekerja dong. So, saya mampir ke website nytimes.com dan merasa menemukan harta karun dengan adanya 3 mini-games berikut yang bukan hanya ‘puzzle’ tapi juga main-main dengan kata.

04 June 2018

Coffeegasm: Coffee Shop Rasa Drama Korea

Pernah terbayang adegan drama Korea di mana si pelanggan cewek masuk ke coffee shop dan disambut sapaan ramah tokoh utama di belakang kasir? Ya kurang lebih begitu rasanya kalau masuk ke Coffeegasm. Hanya saja, coffee shop yang ini adanya di deretan ruko-ruko Mall of Indonesia Kelapa Gading. 


Lokasinya strategis, Coffeegasm terletak persis di sebelah pintu Lobby 8 Mall of Indonesia. Di blok yang sama ada beberapa coffee shop, café dan bakery yang saya pernah kunjungi semuanya karena tempat ngopi langganan di mall persaingannya sengit. Mulai dari anak ABG sekolahan, ibu-ibu arisan dan suster bawa stroller (isinya bayi tidur sementara majikannya belanja) semuanya memenuhi tempat duduk dan ikut sharing wi-fi. Jadilah di satu hari libur, saya dan Dudu keliling Mall of Indonesia dengan misi mencari tempat ngedate alternatif.

20 September 2016

7 Tempat Seru Untuk Menulis Selain Di Cafe

Ketika kopi menjadi salah satu kebutuhan utama ketika ngeblog, saya jadi berpikir apakah tempat mempengaruhi mood? Coffee shop kerap menjadi pilihan para penulis, apalagi ketika writer’s block melanda dan membutuhkan pergantian suasana. J.K. Rowling menulis Harry Potter di The Elephant House, sebuah coffee shop di Edinburgh. Lalu saya yang blogger ini biasanya menulis di mana?

Mau ngetik di mana, Ma?
Biasanya bukan hanya saya yang nongkrong, cari wifi dan minuman, tapi si Dudu juga. Kalau saya buka laptop dan mengetik, Dudu biasanya mengerjakan PR dan belajar ujian. Kalau belajar sudah selesai dia akan nonton Youtube atau main minecraft . Jadilah, kalau ngedate kami berdua harus mencari tempat yang pas dimana saya bisa mengetik dan Dudu bisa melakukan aktivitas lain tanpa merasa bosan menunggu saya menyelesaikan tulisan. Ternyata ada beberapa tempat dimana, selain ganti suasana, kita juga bisa dapat inspirasi baru.

16 July 2015

Staycation untuk Belajar Ujian

Di saat orang lain ngungsi ke hotel untuk liburan, saya malah mendatangi sebuah hotel untuk belajar. Bukan saya sih... si Dudu. Biasanya ngerjain PR juga di coffee shop atau sambil nyobain resto dan mall baru. Bahkan kita pernah ngerjain PR di Lollipop saking extremenya. So, this escape is one step further from our weekend ritual.

Jadi anak semata wayang saya itu mau ujian. Dan hasil mock test (test yg sebelum ujian sesungguhnya) itu jelek banget. Daripada ngga lulus, mendingan ditarik aja belajar serius. Di rumah sudah jelas ngga bisa. Yang ada dia main game terus. Belajarnya nanti-nanti terus. Jadi daripada ribet, mendingan saya angkut dia ke hotel sekalian menggunakan voucher yang sudah mau expired itu.


Kamar Hotel Harris Sentul
Kamar hotelnya ada meja untuk belajar
Sampai di hotel, check-in, langsung duduk belajar. Kebetulan dapat hotel yang temanya "ceria" dengan warna-warna orange menyala (haha ketahuan dong hotelnya apa). Yang ada dia beneran semangat. PR disikat sejam selesai. Tumben. Belajar spelling juga semangat sampai kelaparan dan kita buru-buru turun untuk breakfast.

Breakfast di hotel adalah salah satu kegiatan favorit Andrew karena dia paling suka membuat roti bakar. Kebetulan, di hotel ini breakfastnya enak dan banyak pilihannya. Agak surprise juga jadinya. Tapi hal ini ternyata membuat Andrew makin semangat. Setelah breakfast dia membereskan sisa PR lalu berenang. Ya karena PRnya sudah selesai, dan materi ujian besok sudah dipelajari, boleh lah dia berenang hahaha. Habis berenang dia main ke kids club.


Berenang di Hotel Harris Sentul
Semangat belajar dong, kan mau berenang
Dan ternyata, bukan hanya anak saya yang senang dengan perubahan suasana, saya juga semangat nulis blog lagi. Tiga entry jadi dalam waktu semalam, dan paginya bisa nulis sambil nungguin anak berenang.

Mama: Kok kamu senang banget sih Du?
Dudu: Soalnya Mama juga kelihatan bahagia. Ngga marah-marah terus.

UPS!

Sementara orang lain stay di rumah karena anak harus belajar ujian tengah semester, saya dan Dudu malah 'kabur' ke daerah pegunungan dan belajar di sana. Berhasil ngga metode ini? Apa mau dikata, nasib berbicara lain. Ternyata jaman sekarang jelek bagusnya nilai hanya menentukan rangking. Anak saya tetap naik kelas. Nilainya? Tetap agak pas-pasan sih, tapi adalah improvement dari mock testnya.

Seperti dikatakan Olga Jarrett, seorang professor di bidang pendidikan anak usia dini, Georgia State University di Scholastic.com, “anak yang memiliki kesulitan konsentrasi adalah anak-anak yang lebih membutuhkan reses. Banyak yang beranggapan dengan waktu belajar yang lebih panjang, anak akan lebih banyak mempelajari sesuatu. Padahal tidak selalu begitu.” Setiap ambil raport, saya selalu menghadapi guru yang mengadukan kalau Andrew sering bengong dan kesulitan konsentrasi mengikuti pelajaran sekolah. Tapi di rumah, ketika saya membebaskan dia bikin PR kapan saja asal selesai saat dia mau sekolah, PRnya jadi benar-benar selesai. Mungkin teori ini ada benarnya.

Ya meskipun berhasil juga ngga tiap ujian begini sih, bisa bangkrut nanti hahahaha.

25 June 2015

Fun Blogging di Communicasting Academy: Hobi, Profesi dan Teman Baru

Yang namanya jodoh seharusnya memang tidak kemana-mana. Saya sudah ingin ikutan acara ini sejak yang nomer 3, tapi baru berkesempatan ikut di nomer 5. Ternyata memang tidak salah pilih workshop karena banyak yang bisa dipelajari dari workshop bertema “Dari Hobi Jadi Profesi” satu hari yang diadakan di Communicasting Academy ini.



Dibagi dalam beberapa sesi, pelajaran pertama adalah dari seorang blogger professional, Haya Aliya Zaki, tentang bagaimana mengisi content yang baik ketika kita ingin membuat blog jadi profesional. Editing juga penting. Tulisan sudah naik bukan berarti kita santai. Ternyata berbeda dengan majalah yang kalau sudah naik cetak tidak bisa diapa-apakan lagi, menurut Mba Haya, justru penting membaca ulang postingan setelah publikasi. Waduh, saya harus sering-sering baca blog sendiri nih. Maklum, suka pakai postingan terjadwal karena kebanyakan hanya bisa posting pas akhir pekan. Habis dijadwalkan trus ya lupa. Musuh terbesar kita adalah typo (and yes, tulisan ini sudah dibaca ulang dan diedit).

Bagian kedua adalah cerita dari seorang blogger yang juga web designer, Shinta Ries. Berbagi ilmu yang terdengar teknis seperti masalah background, layout dan penempatan banner atau iklan di web kita, banyak pelajaran baru yang bisa didapat dari sesi ini. Berarti PR saya liburan lebaran kali ini bertambah 1 lagi: membereskan layout blog saya agar jadi simple.

Di sesi ini juga banyak memberikan kontemplasi tentang apakah kita seharusnya menggunakan domain berbayar (top level domain) jika ingin berprofesi sebagai blogger. Jawabannya YA. Tapi domain gratisan masih bisa jadi pilihan karena pembicara sesi terakhir yaitu Ani Berta mengaku masih menggunakan domain gratisan. Sesi Mba Ani membicarakan tentang personal branding dan bagaimana cara mendapatkan job sebagai blogger.



Teman-teman baru (lama?) saya. Photonya pinjam dari tokopedia
Yang mengesankan dari ikut Fun Blogging ini adalah teman-teman yang ramah. Walaupun baru pertama kali bertemu teman-teman ini (termasuk para pembicaranya) setelah sekian lama hanya colek mencolek di dunia maya, saya terkesan dengan keramahan dan semangat berbagi mereka. Juga dengan Communicasting Academy selaku tuan rumah. Fasilitas pelatihan penyiaran yang terletak di Jl. Sultan Iskandar Muda, Jakarta Selatan, ini memiliki beberapa kelas seperti Presenter dan Reporter TV, Penyiar Radio, MC dan Public Speaking. Selain kelas reguler, ada banyak workshops dan events yang bisa diikuti. Registrasinya juga bisa online di communicastingacademy.com

Salah satu pelatihan di Communicasting Academy
(photo courtesy of Communicasting Academy) 
Selain pelatihan individual, Communicasting Academy juga memiliki pelatihan untuk perusahaan yang dapat disesuaikan materinya dengan kebutuhan. Dan ternyata tempat ini juga memiliki kelas untuk anak-anak. Wah, boleh nih kapan-kapan mengikutkan anak saya latihan di sini. Tempatnya nyaman dan fasilitasnya super lengkap. Meskipun saya menyesal belum sempat keliling karena ada janji nge-date dengan anak, tapi sempat lihat-lihat ketika nyasar mau kembali ke mobil waktu break makan siang. Senang bisa menemukan tempat ini di Jakarta Selatan yang terjangkau dari rumah.

Kalau kata Mba Ani, “Blogging adalah hobi, bisa dapat penghasilan itu bonus.” Kali ini ternyata dapat teman dan pengetahuan baru juga.

10 June 2015

Visiting Traffique Coffee

Mama dan Dudu punya kebiasaan keliling kota (tidak selalu hari Minggu dan kita tidak naik delman istimewa) untuk mencari tempat mengerjakan PR, belajar buat ujian, ngopi dan ngeblog. Kali ini kita mampir di Traffique Coffee.


Sudah lama dengar tentang coffee shop ini, pertama Mama mampir karena menghadiri acara. Lalu yang kedua beneran datang bersama Dudu, di Minggu sore selesai menghadiri pernikahan teman, untuk mengerjakan PR. Tempatnya lega dan ada meja besar buat menebar buku dan kertas PR di seluruh penjuru. Wi-fi nya juga lancar.




Uniknya, tempat ini punya taman kecil di belakang -- yang jadi sejuk banget pasti begitu hujan turun. Sayangnya karena di luar sepertinya untuk smoking, kita tidak duduk di luar dan malah jadi akrab dengan deretan headphone yang ada di bar. Karena datang hari Minggu sore yang cukup sepi, kita tidak kesulitan dengan parkir.

Mama pesan coffee, lalu beberapa saat kemudian karena lapar melanda jadi pesan banana bread dan croissant.




Tempat ini cepat jadi favorit Dudu. Ketika kita stuck, bingung mau ke mana lagi, Dudu langsung bilang "Traffique lagi aja, Ma!" Saya tanya emang Traffique yang mana, dia jawab "yang ada mesin pembuat kopi tinggi sekali dan banyak earphone berderet dekat tembok." Ternyata beneran berkesan.

Visit the Place!
Traffique Coffee
Jalan Hang Tuah Raya No. 9, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12120
0878-8984-8004
trafiquecoffee.com