23 August 2010

Fingerprinting O' Fun

I really love arts and crafts... and akhir-akhir ini sedang sedih karena ide scrapbook saya sedang mandeg. Bukan karena ngga ada bahan, tapi ngga ada waktu.


One day, saya dapat buku dari seorang teman, tentang fingerprinting.
Hm... seru nih kayaknya. Sesuatu yang bisa dilakukan bersama anak. Pas saya buka-buka, wuih, banyak amat macamnya. Dari yang simple-simple seperti bikin anak ayam, babi dan sebagainya, sampe yang complicated seperti bikin pemandangan dan kartu ucapan. Pengarang bukunya, Christina Hong, juga dapat ide dari anak-anaknya. Saya coba di rumah pakai cat air, kok gagal ya? Kebanyakan jadi basah kertasnya trus keringnya juga ga enak. Warna jadi kecampur-campur dan gagal deh bikin anak ayam.

Ngga berapa lama, saya dapat undangan workshopnya dari FB. langsung saya daftarkan anak saya. Hihihihi... bisa mencuri trik nih!

Ternyata benar. Ngga sembarangan cat bisa dipakai untuk finger printing. Beberapa merk menyediakan cat khusus finger printing tapi harganya mahal. Untung di bukunya Christina itu ada cara membuat cat untuk finger printing. Spidolnya pun sebaiknya pakai yang ujungnya lancip. Anak saya sih senang, tapi dia cepat bosan. Setelah beberapa burung, babi, dan anak ayam dia bosan.

It's OK, yang penting minggu ini kita berhasil membuat sesuatu yang baru. Hasil karya kami berdua bisa dilihat di gambar di bawah ini. Semoga suatu hari bisa bikin mahakarya!


05 August 2010

Kenapa oh Kenapa?

1. Ma, kenapa dia ngga mau pinjemin mainannya, kan cuman sebentar trus aku kembalikan lagi?

2. Ma, kenapa jalanan kita (trotoar) diparkirin mobil, sementara di Madrid ngga?(jawaban si Mama: yah, namanya juga Indonesia, nak...)

3. Ma, kenapa orang kerja ada yang punya bos ada yang ngga?

4. Ma, kenapa baby ngga bisa jalan?

5. Kalau masi pakai pampers, namanya baby ya, Ma? (susah dijawab karena anak tersebut seumuran dengan si penanya yang dengan suksesnya nunjuk sambil nanya kenceng-kenceng).

6. Ma, kenapa ibu itu buang sampah sembarangan? Kacau dia, Ma!

7. Ma, kenapa pesawat kalau mau blast off, sayapnya memanjang? (susah dijawab karena Mamanya anak IPS yang passionnya di Bahasa. Untung ada Om Meh yang Mechanical Eng ahahahahaha)

8. Ma, kenapa Spanyol bisa menang Piala Dunia? Aku juga mau dong, Ma!

9. Ma, kapan kita ke Egypt? (waduhhhh kapan ya Nak? Susah dijawab karena Mamanya ngga punya duit hahahaha...)

10. Ma, kenapa anak kecil tidak boleh pegang pisau? Kan aku pasti hati-hati supaya tidak kepotong?

Nah lohhhhhhh.....
Anak pendiam, puyeng. Anak banyak nanya juga sama pusingnya.... dari A-Z ditanya semuanya.

20 July 2010

Ke Mana Liburan? MADRID!




Andrew and Mama went to Madrid. And we arrived on the same day with the World Cup winning team. Here's our story, and how Madrid looks different with the World Cup, Iniesta, Puyol, Villa, Pique, Alonso and red supporters along the main roads.

Mendarat di Barajas, kami disambut oleh keriuhan ala international airport. Barajas terletak di luar kota (walau hotel kami terletak di Barajas) jadi untuk ke kota ada beberapa pilihan. Yang paling praktis adalah Metro. Untuk turis, Anda bisa membeli day pass yang berlaku untuk 1, 3, 5 atau seminggu dengan harga mulai Euro 5.20.. Anak dibawah 4 tahun dapat naik dengan gratis, sementara anak dibawah 11 tahun dapat membeli tiket setengah harga untuk anak-anak. Tiket ini juga bisa digunakan untuk naik bis. Bis di Madrid, selain stroller-friendly juga punya kursi khusus anak-anak


WHERE TO GO?


  • Parque de la Montana dengan Egyptian Temple of Debod adalah salah satu tempat yang kami kunjungi. Temple ini unik karena merupakan temple asli Mesir yang dibangun ulang di Madrid tahun 1968 karena terancam hancur oleh pembangunan The Great Dam of Aswan.Di taman-nya ada children playground, pepohonan sejuk lengkap dengan tempat duduk. Cocok untuk tempat istirahat, terutama jika berkunjung di musim panas yang mataharinya terik tanpa ampun.
  • Estadio Santiago Bernabeu merupakan rumah dari Real Madrid, terletak persis di pintu keluar metro Santiago Bernabeu. Bukan hanya stadionnya saja yang menarik, di sekitar stadion banyak tempat duduk-duduk di bawah pohon yang dipasang pelat bergambarkan bendera dan nama negara. Andrew sempat main tebak-tebakan bendera.
  • Dibangun pada zaman Habsburg, Plaza Mayor dikelilingi tempat yang dulu adalah tempat tinggal penduduk Madrid. Lapangan di tengahnya juga pernah digunakan untuk adu banteng, dan pertandingan bola. Sekarang, bangunan di Plaza Mayor didominasi oleh kantor pemerintah, toko souvenir dan restoran.
  • Grand Via adalah jalan utama di Madrid. Di sini anda bisa menemukan bermacam-macam restoran mulai dari yang menjual paellas (makanan tradisional Spanyol, berupa nasi yang dimasak bersama seafood, sosis, ayam dan lain sebagainya) sampai yang menjual ayam fast food. 

   Madrid adalah kota yang menyenangkan. There are a lot of children playgrounds, making it hard for kids to get bored. Sayang waktu yang singkat (dan satu hari penuh yang tersita oleh kepulangan tim pemenang world cup) membuat kami tidak selesai mengelilingi Madrid.

29 April 2010

Sehat dan Seimbang


Akhir-akhir ini saya sedang 'gila' yoga.



Sebagai penggemar olahraga yang tidak mengeluarkan keringat (seperti berenang), yoga merupakan olahraga yang cocok buat saya. Siapa sangka, waktu saya sibuk mempraktekan pose yoga di rumah, si kecil ternyata memperhatikan dan ikutan angkat-angkat kaki sambil mengatupkan tangan di depan.

Dan saya mulai browsing soal yoga dan anak kecil.
Keuntungan utama jelas membuat anak lebih lentur, melatih keseimbangan dan kekuatan. Selain itu teknik pernafasan Yoga yang mirip meditasi itu katanya bisa membantu anak lebih tenang, fokus dan konsentrasi. What's even better adalah Yoga bisa membantu postur tubuh anak. Karena anak saya suka fashion show dan difoto, sepertinya postur tubuh penting nih untuk dilatih supaya tegap.

But the benefit of Yoga doesn't stop there. According to Webmd.com "Yoga has long been known to lower blood pressure and slow the heart rate. On a biochemical level, studies point to a possible anti-oxidant effect of yoga. " Yoga bisa jadi satu kegiatan sehat yang cocok untuk keluarga. Terutama buat mama seperti saya yang malas olahraga.



22 December 2009

Emang Kamu Bisa?


AKU BISA bukanlah ungkapan asing di rumah saya.
Semua bermula dari niat anak saya membantu menyapu lantai. Andrew, yang waktu itu berusia 2 thn, menghampiri Mbak-nya yang sedang menyapu lantai dengan sebuah sapu ijuk yang gagangnya lebih panjang dari tinggi badannya.

“Mbak, aku mau bantu sapu!” Katanya suatu pagi.
“Emang kamu bisa?” Spontan tantangan itu terlontar dari saya.
“AKU BISA!” Jawabnya dengan penuh semangat.

Kaget juga melihat usaha anak saya untuk menggunakan sapu itu. Tapi setelah kata-kata AKU BISA tadi, sepertinya dia berusaha membuktikan kalau dia benar-benar bisa. Begitu juga dengan hal-hal lain yang dia pelajari. Melepas sepatu sendiri misalnya. Waktu Mbak-nya pulang kampung Lebaran kemarin, Andrew, waktu itu sudah 3 thn, mulai belajar memakai dan melepas sepatu sendiri. Melepasnya sih gampang, memakainya itu bisa sampai 15 menit sendiri…
Terlontar lagi dari saya waktu dia sedang berusaha memasukkan tumitnya ke dalam sepatu, “Emang kamu bisa? Perlu dibantu ngga?”

“Ngga usah! Aku bisa!” Jawabnya.

Buat anak sekecil Andrew, yang baru belajar melakukan banyak hal, kata-kata AKU BISA bermakna lebih dari sekedar ungkapan. Kata-kata tersebut seperti meyakinkan dia bahwa dia benar-benar mencoba dan benar-benar merasa bisa. Satu hal yang saya pelajari dari semangat “AKU BISA” si Andrew adalah kekuatan positive thinking-nya. Memang, ada kalanya dia gagal dan menghampiri saya sambil membawa sepatunya. “Nggak bisa, Ma. Tolongin dong.” Tapi sering juga dia berhasil dan bilang “Tuh kan, AKU BISA!” dengan bangganya.

Melihat kegigihannya berusaha, saya juga jadi terinspirasi untuk tidak menyerah di depan sebelum benar-benar mencoba. Karena siapa tahu, ternyata AKU BISA.



Diikutkan ke lomba menulis Word Share Contest Dari Kalbe Nutritionals

17 December 2009

Alkitab dan Anak Kecil

Andrew punya bible.
Dan yang namanya baca... wuah bisa tiap malem minta dibacain.
Ceritanya? Ya apa aja yang ada di Bible itu...
But then the bible created more problems than solutions.

Dudu: "Mah, kenapa Adam dan Hawa ngga pake baju? Kan malu..."
Mama: "Ya soalnya Adam dan Hawa belum makan buah yang dilarang itu, jadi blom malu..."

Ngga menjawab sih, ngga nyambung juga, tapi dia udah oooh.... jadi ya I left that at it.
Moving on to the next pages

Dudu: "Mah, kok Daud ambil batu?"
Mama: "Iya, buat lawan Goliath."
Dudu: "Goliath jahat ya, Ma? Jadi kalo ada orang jahat, boleh dilempar batu ya Mah?"

Waduh...
Si Daud sih pake lempar batu....

Mama: "Kalo Daud kan lawan orang jahat. Dudu lempar batunya ke danau aja ya...."

Untung dia ngerti....
Kalo ngga kan gawat tuh... jadi anarkis.

Begitu sampe cerita Tuhan Yesus...
Dudu: "Mah, kenapa Tuhan Yesus lahirnya di kandang domba?"
Blom sempet gw jawab, dia dah nambahin sendiri...
Dudu: "Oh... karena ngga ada rumah sakit ya?"
Iya aja deh, Du...
Daripada pusing.

Kita ngomongin yang lain aja yuk, Du!

20 November 2009

Liburan sama Bayi? Asyik juga kok!

Wah, liburan keluarga pertama sudah tiba!
Si baby sekarang sudah 1,5 thn, sudah mulai lari, sudah ngga terlalu tergantung ASI dan sudah makin penasaran. Tapi tetap repot! Masi pakai popok, belom bisa sepenuhnya makan makanan orang dewasa, jam makan masi kacau... gimana ya?

Ke mana perginya? Berapa lama?
Kalo masi di Indonesia mungkin ngga terlalu khawatir ya? Pertanyaan tentang "apa di Supermaket di Solo ada susu yang sama dengan di Jakarta?" ngga terlalu berlaku. Kalo memang masi satu pulau, atau dalam negeri saja, saran saya biar ngga repot, siapkan aja secukupnya untuk sekali jalan. Sisanya, baik itu popok, susu atau makanan instant, dibeli sambil jalan saja. Selain ngga bikin penuh koper/bagasi mobil, a small trip to the supermarket can be a fun break for the baby!

Kalo ke luar negeri? Hm... ini yang kadang bikin dag-dig-dug. Kalo hanya ke negara tetangga sih, saya bawa susu formula sama makanan instant/oatmeal instant. Singapore ada Carrefour (hehe, meskipun barangnya beda, tapi ngga terlalu khawatir deh). KL juga ada supermarket yang cukup besar, kalo sekedar oatmeal instant sih mudah didapat. Tapi untuk jaga-jaga, sebaiknya bawa juga beberapa dari Indonesia. Paling ngga untuk 2 hari pertama (sambil kita lihat-lihat ada apa di supermarketnya). Masukin koper aja. Saya pernah 1 minggu di Singapore, yang ada saya bawa susu formula sampai 2 kaleng. Pas pulang pas habis. Jadi waktu mau berangkat dihitung dulu.

Kalo sampe ganti musim? Wah ini yang paling repot, soalnya selain makanan yang jelas bakalan beda, baju juga harus dipersiapkan! Kalo jauh, biasanya saya bikin list: baju dingin, oatmeal instant, susu formula untuk 3 hari pertama... Mau tinggal di mana, kota-nya besar apa ngga. Kalo ikut tour, boleh juga dihitung kira-kira makanan instant akan habis di kota apa dan sebagainya. Jadi kita ngga panik kalau oatmeal instant favorit si bayi habis sebelum kita sampai kota besar selanjutnya. Kalo ada teman/saudara yang tinggal di negara tersebut, boleh juga tanya-tanya ada baby food apa di sana. Waktu saya ke Amerika, di supermarket sana ada susu sapi segar. Jadi kalo pun formula yang dia biasa minum tidak ada, bisa diganti dengan susu sapi segar.

Perjalanan bagaimana pun, biasanya saya:
1. Beli popok di jalan - oke, harga popok di Indonesia lebih murah dari di Singapore. Tapi kalau stay sampai seminggu, sehari ganti 5x kan 5x7 + cadangan... bisa-bisa koper kita penuh sama popok doang. Kalo pulang, oke bawaan lbh banyak, kalo perginya sih saya terus terang saja malas repot bawa barang. Oatmeal/bubur instant dan formula juga biasanya untuk 3 hari pertama. Hari ke-2 langsung anak dikasi coba susu dari supermarket lokal.

2. Mencoba cari hotel yang menyediakan pemasak air di kamar (yang elektrik itu loh mom).

3. Lebih lega kalo ada fast food resto atau bread company/bakery. Soalnya mereka sedia sup!

4. Menyempatkan diri mampir ke supermaket lokal bersama anak. Terutama bagian snack dan buah.

5. Bungkus makanan yang bisa dicemilin anak di jalan dari meja breakfast (entah itu sereal yang macemnya corn flakes atau roti yang anak sukai). Jadi waktu breakfast saya bawa kotak makan anak.... Mulai dari telor dadar sampe croissant dan pisang pernah saya bawa! Siapa tahu sampai perhentian berikutnya kita stuck di bis (ini kalo ikut tur).

Tapi... jalan-jalan begini bisa jadi kesempatan mencoba makanan orang dewasa loh. 1,5 thn kan sudah bisa makan yang bukan bubur lagi. Waktu 17bln, anak saya mulai makan french fries (liat foto di atas) dan mashed potato. Jadi waktu pergi ke negara yang tidak ber-nasi, dia tenang saja. Oatmeal juga begitu. Kesempatan mencoba rasa baru dan tekstur baru. If all fails: saya langsung stock pisang.

Selamat jalan-jalan ya!

22 August 2009

Ke Mana Liburan? Puncak!

Puncak

Liburan ngga jauh-jauh?
Gimana kalo mencoba tempat-tempat ini?

Taman Safari Indonesia
Jl Raya Puncak no 601, Cisarua
Bogor, Jawa Barat 16750
Phone: (0251) 8250000
Email: pr@tamansafari.com
Web: http://www.tamansafari.com
Tiket:
Hari Biasa: >6thn Rp. 60.000, anak-anak Rp. 50.000, mobil: Rp. 15.000
Hari Libur: >6thn Rp. 75.000, anak-anak Rp. 60.000, mobil: Rp. 15.000
Night Safari: >6thn Rp. 75.000, anak-anak Rp. 65.000, mobil: Rp. 10.000,

Saya ke sana waktu anak usia 2 thn. Hari Jumat sore, pas habis sholat Jumat. Wah, sepinya. Enak juga sih, kita jadi bisa berhenti lama-lama sementara anak saya sibuk memperhatikan gajah, macan, zebra dan lainnya tanpa harus khawatir akan ada yang datang. Selain itu karena cuaca agak sejuk habis hujan, binatangnya banyak yang keluar ke jalan.

Yang perlu diperhatikan:
1. Kalo emang mau kasi makan Zebra, gajah or even jerapah, boleh juga beli pisang yang dijual penduduk di jalanan sebelum masuk Taman Safari. Soal harga sih kurang tahu juga ya. Soalnya waktu itu memutuskan untuk ngga beli sih....

2. Siap-siap anak kaget. Soalnya binatangnya kan bebas nongol di mana aja. Walaupun macan, singa, dll cenderung tidur aja, tapi zebra, llama dan rusa aktifnya setengah mati. Anak saya sampe sepat trauma lihat llama karena pas nengok, binatangnya pas ada di depan kaca.

3. Kalau datang sore, perhatikan waktu di dalam Taman Safari. Karena habis itu biasanya ngga sempat lagi ke taman bermainnya (yang kalo ga salah tutup jam 5an gt). Tapi tetap masi bisa jalan-jalan kok.

Taman Bunga Nusantara
Ds. Kawung Lumuk, Kec. Sukarsmi, Cipanas
Phone: (0263) 581617, 581618
Web: http://www.tamanbunganusantara.com
Tiket Masuk: Rp. 20.000; dotto train Rp 25.000

Jalanan ke Taman Bunga ini cukup sempit dan rusak Tapi begitu masuk wuah enak banget! Parkirannya luas, taman bunga-nya indah. Dan banyak tempat duduk, tempat foto dan jujur saja, dua kali ke sini, saya masih terkagum-kagum dengan macam bunga-bunga yang ada. Maklum, pertama kali ke sini belasan tahun lalu, tempatnya blom jadi hihihihihi...

Yang Perlu diperhatikan:
1. Bawa payung - bisa buat panas bisa buat hujan. Jadi ngga panik kalo tiba-tiba gerimis dan tempat berteduh terdekat ada di seberang hamparan karpet bunga.

2. Kalo datang sama kakek nenek, boleh juga keliling naik dotto train atau woro wiri. Biar ngga cape.

3. Kalau rencana stay seharian, boleh juga bawa makanan. Soalnya ada tempat piknik di pinggir danau.