11 September 2015

Menemukan Arti Transit di Changi Airport

Changi Airport is the happiest place on earth… at least buat saya dan Dudu. Soalnya menunggu (yang biasanya super nyebelin) jadi seru dan bermanfaat. Maka, ketika pesawat yang akan menerbangkan kita kembali ke Jakarta di-delay hampir 2 jam lebih, Dudu malah happy.


There's something for everyone at Changi Airport Singapore. Mulai dari makan, nonton, bermain, belanja, hingga jalan-jalan di taman. Dijamin tidak bosan dan tidak bangkrut karena semua free (kecuali makan dan belanja). Yang ada kita malah sengaja check in duluan atau keluar belakangan karena mau "jalan-jalan" dulu di sana.





24-hour dining at Changi
Begitu masuk tinggal scan boarding pass di mesin yang tersedia, nanti keluar tulisan berapa lama waktu yang anda punya untuk keliling airport.

Ini adalah list of our favorite things to do when we find extra minutes to stay in Changi.

Wood Blocks Rubbing Station, Terminal 2
Dari kecil, permainan menggosok kertas di atas blok kayu bergambar bangunan ikonik Singapura ini sudah menjadi favorit Dudu. Biasanya dia sibuk mencetak satu-satu lalu semuanya dibawa pulang. Dan ini adalah hal pertama yang dilakukan ketika kita sampai di Changi. Entah gimana, mencetak gambar-gambar ini bisa menghilangkan stress. Tempat ini tidak pernah sepi. Anak-anak dan orang dewasa sama tertariknya dengan blocks rubbing station yang tersebar di beberapa poin di terminal yang berbeda-beda, juga di tempat transit. Sekarang gambar-gambarnya sudah update dengan yang baru dan blocks-nya terbuat dari plastik.




Entertainment Deck, Terminal 2
Yang ini saya baru sempat mengintip kemarin soalnya terakhir kali naik ke lantai ini hanya ada hotel. Buat anak senand game macam Andrew, this place is heavenly. Soalnya ada PS3 yang menghadirkan bermacam-macam game mulai dari Assasin's Creed, Naruto dan Street Fighter hingga game balapan dan tembak-tembakan yang entah namanya apa. Kalau bosan bisa pindah ke game komputer dengan Call of Duty, Prince of Persia dan FIFA sebagai pilihan. Kalau mau lebih santai, ada movie theatre yang menayangkan berbagai film untuk anak-anak. Kalau kata Dudu "delay semalaman juga tidak apa-apa, Ma."




Gardens and Ponds
One thing I love the most about Changi Airport is the gardens. Waktu sampai di Singapura sehari lebih cepat dari Dudu, saya menghabiskan waktu beberapa jam hanya untuk keliling terminal melihat-lihat taman. Terminal 1 punya Cactus Garden yang bikin surprise. Terakhir kali melihat Saguaro sebesar itu ya waktu kita berdua masih di Amerika. Siapa sangka ternyata ada di atap bandara di Singapura. Terminal 2 punya Sunflower Garden yang letaknya di belakang Entertainment Deck dan Koi Pond yang ada di dekat tangga naik ke lantai 3. Terminal 3 punya Butterfly Garden yang tidak kalah indahnya.



Playground
Setiap terminal ada indoor playground yang wow besarnya tidak kalah dengan yang ada di playground mall di Indonesia. Letaknya juga berdekatan dengan tempat makan jadi tidak usah pusing mengawasi anak bermain karena bisa sambil makan siang atau internetan. 


(above) Playground at Terminal 1
(below) Playground at Teminal 2
Social Tree, Terminal 1
Ini salah satu kesukaan saya dan Andrew karena kita bisa foto berdua. Hal yang termasuk jarang dilakukan ketika kita pergi berdua. Apalagi yang bisa langsung dikirim ke email dan upload di social media masing-masing. Di terminal 2 sebenarnya ada Postcard yang mirip dengan Social Tree tapi lebih terlihat simple. 

Social Tree at T1
Postcard at T2 is quite similar
Bonus Round: Berburu Display SG50 
Sebenarnya kita sudah akrab dengan Changi. Ketika dulu ke Amerika kita transit menginap 8 jam di Changi (dapat free hotel dari maskapainya) kita sempat mencoba Ambassador Hotel di Terminal 2 ini. Kamarnya tidak kalah dengan hotel biasa, bahkan ada bathtubnya. Yang ada, begitu check in, Andrew malah berendam dan bukannya tidur. Lalu ketika Andrew pergi bersama para sepupu yang baru pertama ke Singapura dan harus menunggu 5 jam karena Tante saya tidak berani lewat imigrasi sendirian, kita juga tidak keberatan.

Tapi sekali ini terasa sedikit lebih spesial karena perayaan Jubilee negara Singapura juga sampai di Changi. Bandara Internasional yang sedang membangun T4 alias Terminal 4 ini menyebarkan 50 art pieces yang berhubungan dengan Singapura. Mulai dari durian raksasa, Satay dan Chili Crab yang jadi makanan khas Singapura hingga My Changi Story (di depan food court Basement T3) yang menampilkan kisah penduduk Singapura dan Changi Airport. Tepat sebelum imigrasi Terminal 3 ada sebuah maket besar yang menggambarkan Changi Airport dan beberapa tempat bersejarah yang berhubungan dengan aviasi di Singapura.






Free wi-fi dan colokan ada di mana-mana. Dapatkan kode untuk sign-in ke wifi airport dengan cara scan paspport di mesin yang ada dekat free internet stations atau datang ke meja informasi. Satu passport hanya bisa terkoneksi ke satu gadget. Kalau naik kereta untuk pindah terminal atau keluar ke taman, wi-fi biasanya terputus dan harus mengulang dari scanning passport lagi. Jangan khawatir, kalau terputus, passport bisa di-scan ulang untuk mendapatkan kode yang baru.

One thing I don’t really do is shopping. Just because I don’t really shop in general. Tapi apapun kesukaan Anda, menunggu jadi lebih seru di Changi Airport Singapura.

8 comments:

  1. Mbaaak...
    Aku juga bakal betah nunggu berlama2 di airport kalo fasilitasnya keren abis kayak gitu mbak :)

    Pantesan Dudu betah gitu yah hehe...

    Tapi nunggu dimana pun, minimal ada wifi sih aman lah yah mbak hehe...

    Dan itu taman-nya emang indah banget siiiih :))

    ReplyDelete
    Replies
    1. Trus buka laptp, Wifinya dipake buat lanjut nonton Kpop.

      Delete
  2. *kemudian ubek-ubek blog ini buat cari postingan ttg Kdrama & kpop hehehe...*

    ReplyDelete
    Replies
    1. Mba, aku jaim di blog ini ahahaha.... blog kpop aku ada di wordpress. trus pake nama samaran pula hahahaha. #eh

      Delete
  3. Dudu oh Dudu, dirimu ganteng amat Dek *_*
    Aku mah rela berhari - hari transit disitu asal sama Dudu :))))))

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahahaha... Ayo Mba Put, Kapan kita mau ktemuan sama Dudu juga nih.

      Delete
  4. Coba kalo di bandara Soeta ada tempat main begitu, delay nggak masalah lagi....

    ReplyDelete
    Replies
    1. Di Soetta Terminal 3 sebenernya ada sih Mba... tapi cuma Playground kecil kayak di mall. Semoga di terminal baru (yang belom jadi-jadi itu) ada playground.

      Delete

Terima kasih sudah mampir, jangan lupa tinggalkan komen. Mohon maaf untuk yang meninggalkan link hidup dan komen bersifat spam atau iklan akan dihapus.