23 August 2016

Sukses di Disney, Chilla Kiana Rilis A Copy of You

Dalam acara launching Disney Time Please kemarin, ada satu penyanyi muda yang menarik perhatian saya dan Dudu saat makan siang. Kebetulan kami makan di pinggir panggung dan si penyanyi sedang sound check. Rambutnya panjang dan wajahnya cantik. Apalagi dia menyanyikan lagu kesukaan semua anak, “Let It Go.” Ternyata namanya Chilla Kiana.


Lalu siapa Chilla Kiana? Setelah sukses besar bekerjasama dengan Disney dalam project lagu “The Glow”, Chilla Kiana kembali membuktikan kemampuan bernyanyinya dengan sebuah single baru berjudul “A Copy Of You”, dengan menggandeng label rekaman Universal Music Group. Video Klipnya bisa dilihat di Youtube.

21 August 2016

5 Fakta Seru dari Seminar ASI IDAI

ASI selalu jadi pembicaraan hangat, bahkan bertahun-tahun kemudian ketika anak saya sudah masuk 10 tahun usianya. Minggu lalu, ketika para ibu menyusui di kantor saya berhasil meminta HRD untuk membawa kulkas dan menyediakan ruang menyusui di tempat outing (yes, para ibu-ibu bisa ijin pompa di tengah outbound begitu), rasanya saya jadi melihat lagi perjuangan para ibu ASI ini.

DR.Dr. Aman Bhakti Pulungan, Sp.A(K),
Ketua Umum IDAI, memberikan cerita sambutan
.
Si Dudu juga anak ASI, tapi saya tidak memaksakan dia jadi anak ASI. Bukan eksklusif karena dia minum susu formula juga, dan makan pisang di usia 5 bulan. Waktu itu yang namanya menyusui tidak pakai teori karena menurut saya ya mamalia yang lain baik-baik saja kok, kenapa saya harus stress. Baru kemarin inilah saya menghadiri seminar ASI yang diadakan di Kantor Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) dan menemukan berbagai pemikiran menarik. Let me share that with you.

16 August 2016

Menciptakan Ulang Tahun yang Berkesan

Saya pernah menulis sebuah renungan tentang “how far would you go for your child’s birthday?” Saya sendiri pernah mengubah itinerary liburan keluarga, demi merayakan ulang tahun Dudu yang jatuh pada tanggal 14 Juli di Paris. Tapi kalau ditanya ke anaknya, ya ulang tahun ke-4 itulah yang paling dia ingat. “Tiup lilin di bawah Eiffel Tower, Ma.” Jadi rencana saya sukses.

Tapi masa iya harus sejauh itu merayakan ulang tahun agar berkesan? Ulang tahun Dudu yang jatuh pada hari libur sekolah biasanya tidak dipestakan. Hanya tahun pertama yang ada pesta kecil-kecilan dengan keluarga besar di rumah. Ulang tahun ke 10 kemarin bahkan hanya tiup lilin di atas puding melon. Tidak ada kue. Dan karena ulang tahun yang jatuh pas liburan inilah, saya selalu berusaha mencari hal-hal kecil yang bisa menjadi kenangan indah untuk ulang tahun Dudu.

Ini ide saya:


14 August 2016

Time Please: Ketika Disney, Pramuka dan Microsoft Bicara Volunteering

Cara paling mudah menjadi bahagia adalah membuat orang lain bahagia,” begitu kata Daniel Mananta di panggung peluncuran gerakan Time Please Disney bersama Gerakan Pramuka Indonesia dan Microsoft Philantrophies, 6 Agustus lalu di Gandaria City. Dan karena kita semua pasti punya waktu, maka berbagi waktu adalah cara temudah menuju bahagia. 


Kalau dulu saya ikut Pramuka sampai tingkat Penggalang, si Dudu hanya tahu bahwa Pramuka itu pelajar berseragam coklat yang harus masuk sekolah di hari Sabtu. Maka itu, ketika undangan menghadiri acara Pramuka ini mampir ke inbox, saya langsung semangat.

11 August 2016

Kata Dudu Tentang Sekolah Full-Day

“Hi, my name is Andrew. My school is in Raffles. I go home at 2 o’clock, if there’s remedial or CCA, I go home at 3 or 4 o’clock.”

Gara-gara debat sekolah full-day, saya jadi penasaran apa kata Dudu sebagai seorang anak yang masih sekolah. Saya sendiri tidak termasuk yang setuju karena sekolah bukan hal yang berkesan dan ingin saya ulangi lagi haha. Tapi yang sekolah kan si Dudu ya, jadi kenapa tidak tanya sama si Dudu saja? Agak campur-campur bahasanya karena si Dudu kalau bercerita (apalagi tentang sekolahnya) suka mendadak ketularan Cinta Laura.




09 August 2016

Buku Panduan Berani ke Dokter Gigi

Siapa yang anaknya takut ke dokter gigi? Bagaimana kita membujuknya? Apakah Mama semua tahu bahwa ASI bisa membuat gigi bolong? Lalu kapan sebaiknya kita memberikan makanan manis pada anak? Semua pertanyaan itu terjawab di acara launching buku cerita seri gigi oleh Komunitas Kejora yang pendirinya adalah 2 orang dokter gigi.



drg. Tara Prathita SpKG dan drg. Stella Lesmana bertemu di tempat kerja. Stella yang dokter gigi anak sering menemukan para pasien ciliknya ketakutan ke dokter gigi dan datang dalam keadaan menangis. Jangankan anak-anak, orang tua saja sering takut memeriksakan gigi. Termasuk saya. Padahal kuncinya sederhana, memberitahu anak tentang proses pemeriksaan gigi sehingga anak yakin kalau ke dokter gigi itu bukan berarti akan selalu menyakitkan. Selain itu, pada pasien anak-anak, banyak pula ditemukan orang tua yang kurang perduli dengan kesehatan gigi anak. Sehingga mereka datang ketika gigi anak sudah bolong.

Memang seram sih, kalau kunjungan pertama ke dokter gigi adalah untuk menambal gigi bolong.

28 July 2016

The Quest to Find a Birthday Present

Yang kenal Dudu pasti tahu bahwa dia selalu membawa satu tas yang penuh dengan action figure dan Nerf Gun, senjata ampuh Dudu ketika harus menunggu. Koleksi action figurenya banyak, tapi tidak semua lolos seleksi untuk masuk ke tasnya dan mendapatkan peran di cerita pertempuran melawan zombie yang selalu menjadi plotnya.

Satu per satu action figure keluar dan ada 2 pirates hadiah ulang tahun dari grandparentsnya di Amerika, dan 2 Power Rangers. Teman-teman saya biasanya bertanya, “ini Power Rangers ya? Kamu suka Power Rangers?” Dan Dudu akan menjawab bukan. Si Power Rangers hanya satu dari action figure pemeran utama cerita karangannya. 

Jadi, ketika ditanya mau hadiah apa untuk ulang tahunnya yang ke-10 kemarin, jawaban Dudu hanya 2 macam: Nerf Gun dan Action Figure. Koleksi Nerf Gunnya sudah lumayan, jadi saya memilih membelikan action figure baru. Tapi belanja action figure sama Dudu sama dengan ketika saya mencari sepatu. Susah cocoknya karena terlalu spesifik. Meskipun kita selalu pergi #DateWithDudu setiap weekend, tapi capek juga keliling mall hanya untuk mencari action figure tertentu, dengan harga terjangkau kantong. 

Akhirnya si anak yang browsing sendiri
Ini yang membuat saya jadi sering browsing online shop. Lalu saya bertemu DotsTOYLAND.com. Dots merupakan singkatan dari Delivery on the spot. Jadi barang-barang yang tesedia di sini merupakan ready stock, siap dikirim ke customer. Barang-barangnya juga asli dan masih tersegel rapi. Nah, pas deh, saya mencoba browsing.

27 July 2016

Ice Age: Collision Course

Baru kemarin cerita Ice Age di Dufan, eh ternyata Ice Age Collision Course sudah tayang di bioskop. Menang tiket preview dari XYKids dan Kidnesia (sering-sering mampir ke Twitter mereka buat ikut kuis nobar yah), kita menggeser rencana nonton Star Trek dan Phantom Detective untuk trio binatang kesayangan: Sid, Manny dan Diego.


Ceritanya masih seputar binatang-binatang yang hidup di jaman es. Namun kali ini kehidupan mereka terancam oleh meteor jatuh. Dipimpin oleh Buck si musang, rombongan Sid (dan neneknya), Diego dan Shira, plus Manny dan keluarga besarnya berangkat ke gunung volcano untuk mencegah meteor jatuh.

Dan jangan ditanya kenapa meteor jatuh karena semua itu salahnya Scrat dan kenarinya yang sudah membuat bencana alam dan rencana kiamat dari Ice Age Pertama.

Masalahnya bukan hanya meteor tapi Sid yang galau karena tak kunjung bertemu pasangan, Diego dan Shira yang merasa tidak bisa jadi orang tua yang baik karena sebagai hewan pemangsa mereka ditakuti anak-anak, serta Manny yang kesulitan merelakan Peaches menikah dengan Julian. Belum lagi sekawanan burung dinosaurus pemangsa yang mengejar Buck. 


Sementara saya masih bolak-balik meragukan rating PG-13 yang terpampang di website review movie, Ice Age ini termasuk aman karena ratingnya PG. Buat anak-anak seru, buat orang dewasanya memberikan nasihat tersendiri. Buat yang jomblo, tidak perlu khawatir karena bahkan Sid dapat menemukan jodohnya. Ups jadi spoiler.

Baca juga: Tips Memilih Film Layak Tonton Untuk Anak

Ice Age yang reviewnya jelek di mana-mana ini tidak seburuk yang ditulis semua orang. Okelah ceritanya sudah maksa, dan pesan moralnya standar. Tapi sebagai orang tua, menyenangkan untuk diingatkan bahwa semuanya mengalami masalah yang sama. Separation anxiety dengan anak yang mulai remaja (Manny dan Peaches), tidak yakin bisa jadi orang tua yang baik (Diego dan Shira) bahkan teguran supaya jadi orang tua kita juga mendengarkan suara anak (keluarga dino terbang).

Dudu suka? Well, dia senang sih, karena dia memang senang dengan keluarga Manny. Ketika dibilang menang kuis pun, dia langsung semangat. “Ada Manny, Ellie dan Peaches, Ma.” Menurut dia, binatang-binatang itu keren karena sudah survive dari Ice Age pertama. Haha. Padahal tadinya dia sudah tidak mau nonton film yang targetnya anak Balita lagi.


Ice Age tidak seram, meskipun ada Diego dan sekawanan dino terbang yang giginya tajam itu. Jadi anak batita sepertinya bisa dibawa nonton ini juga. Filmnya juga hanya 1 jam 30 menit, kurang lebih sama dengan Angry Birds. Tapi bedanya kalau Angry Birds itu cepat selesai, film ini terasa lebih panjang dan lebih santai nontonnya. Jadi lebih worth it.